Cara Mudah Membuat ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) Menggunakan AI


Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) merupakan dokumen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang berfungsi sebagai panduan sistematis bagi guru dalam menyusun proses pembelajaran. ATP ini sebelumnya dikenal sebagai silabus, dan berisi informasi penting seperti nama sekolah, program keahlian, mata pelajaran, fase, nama penyusun, hingga durasi dan alokasi waktu pembelajaran. Untuk memudahkan penyusunannya, kini banyak guru memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT dengan pendekatan AI atau Extract and Integrate.

Pendekatan AI sangat efektif untuk menyusun ATP secara cepat dan efisien. Prosesnya dimulai dengan mengambil data dari dokumen CP (Capaian Pembelajaran) yang telah disediakan pemerintah. CP ini biasanya tersedia dalam dokumen resmi yang memuat ribuan halaman, tergantung mata pelajaran dan jenjang. Setelah mendapatkan elemen dan CP yang relevan, guru hanya perlu menyalin bagian tersebut ke dalam template prompt yang telah dirancang khusus. Template ini kemudian dimasukkan ke dalam ChatGPT untuk diproses secara otomatis.

Ketika data dimasukkan ke ChatGPT, sistem akan mulai mengidentifikasi kata kerja operasional dalam CP yang kemudian dijadikan sebagai kompetensi. Sementara itu, materi ajar yang tercantum akan difungsikan sebagai konten pembelajaran. Gabungan dari kompetensi dan konten ini kemudian dirangkai menjadi Tujuan Pembelajaran (TP). Selanjutnya, ChatGPT akan menyusun alur tujuan pembelajaran secara runtut lengkap dengan alokasi waktu yang sesuai. Hasilnya dapat langsung disalin dan dipindahkan ke dokumen baru dalam format yang bisa diedit sesuai kebutuhan sekolah.

Kelebihan dari metode ini adalah kemudahannya. Guru tidak perlu lagi menyusun ATP dari nol atau menghabiskan waktu berjam-jam menata format. Proses menjadi lebih efisien karena hanya dengan sekali klik, ATP dalam format tabel lengkap sudah tersedia. Selain itu, pendekatan ini fleksibel dan bisa diterapkan untuk semua mata pelajaran, mulai dari Bahasa Indonesia, Matematika, hingga kejuruan seperti Dasar-Dasar Teknik Energi Terbarukan.

Setelah hasil dari ChatGPT diperoleh, guru dapat menyalinnya ke dokumen Word, melakukan penyesuaian pada layout agar lebih rapi, serta menambahkan bagian akhir seperti nama penyusun dan tanda tangan kepala sekolah. Proses ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu beberapa menit. Tidak heran jika banyak guru merasa terbantu dan menyebut metode ini sebagai solusi luar biasa di era digital pendidikan saat ini.

Sebagai penutup, penggunaan teknologi seperti ChatGPT dalam menyusun ATP merupakan langkah cerdas untuk meningkatkan efisiensi kerja guru. Dengan pendekatan AI, proses penyusunan menjadi lebih cepat, tepat, dan terstruktur. Guru cukup menyesuaikan elemen dan CP sesuai mapel yang diajarkan, dan sisanya dapat dibantu oleh AI. Jika Anda belum mencoba metode ini, sekarang adalah saat yang tepat untuk memanfaatkannya dan merasakan langsung kemudahannya dalam menunjang profesionalitas Anda sebagai pendidik.


Cek di https://lynk.id/muh.anas13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar